SMKN 8 Bandar Lampung Gelar Apel Tematik, Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan dan Bullying

oleh -21 Dilihat
banner 468x60

BANDAR LAMPUNG – SMK Negeri 8 Bandar Lampung menggelar apel tematik dengan mengangkat tema “Pencegahan Kekerasan dan Perundungan (Bullying) terhadap Anak”, Jumat, 4 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

banner 336x280

Apel tematik tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi strategis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung serta Surat Edaran Gubernur Lampung mengenai penguatan pencegahan kekerasan dan perundungan di lingkungan satuan pendidikan.

Kegiatan diikuti peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan SMKN 8 Bandar Lampung. Apel tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kesadaran seluruh warga sekolah mengenai pentingnya menciptakan budaya pendidikan yang ramah terhadap anak.

Plt. Kepala SMKN 8 Bandar Lampung, Dian Novita Dewi, M.Pd., dalam amanatnya menyampaikan pesan penting tentang terciptanya budaya sekolah yang bebas dari kekerasan dan perundungan.

Menurut Dian, sekolah harus menjadi ruang yang memberikan rasa aman kepada setiap peserta didik untuk belajar, berinteraksi, mengembangkan bakat, serta meraih cita-cita.

“Sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi peserta didik untuk belajar, berinteraksi, mengembangkan bakat, serta meraih cita-cita. Tidak boleh ada tindakan yang membuat anak merasa takut, tertekan, direndahkan, ataupun dikucilkan,” ujar Dian Novita Dewi, M.Pd.

Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan dan bullying tidak hanya dapat terjadi secara langsung, tetapi juga dapat berlangsung melalui media digital. Karena itu, seluruh warga sekolah perlu memiliki kepedulian dan keberanian untuk mencegah maupun melaporkan tindakan yang berpotensi merugikan peserta didik.

Dian juga mengajak seluruh elemen sekolah untuk bersama-sama membangun budaya yang mengedepankan kepedulian, penghormatan, serta rasa aman bagi seluruh peserta didik.

“Melalui kegiatan ini, SMKN 8 Bandar Lampung meneguhkan tekad untuk terus membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, inklusif, penuh kepedulian, dan ramah bagi seluruh peserta didik,” katanya.

Dorong Sekolah Ramah Anak
Upaya pencegahan kekerasan dan bullying dinilai membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah. Bukan hanya guru dan tenaga kependidikan, peserta didik juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat.

Pesan yang digaungkan dalam apel tersebut sederhana namun tegas: “Stop Kekerasan! Stop Bullying!”
SMKN 8 Bandar Lampung juga mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Komitmen tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan apel, tetapi menjadi bagian dari budaya sekolah sehari-hari, sehingga setiap peserta didik dapat memperoleh hak untuk belajar dan berkembang dalam lingkungan yang terlindungi dari kekerasan maupun perundungan.

“Sekolah Ramah Anak adalah tanggung jawab kita bersama,” menjadi pesan penutup dalam kegiatan apel tematik tersebut.(***)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.