RUPS PT Pesagi Mandiri 2026: BKAD Jadi Garda Pengawal Tata Kelola BUMD

oleh -63 Dilihat
banner 468x60

Lampung Barat, kritik Intens .online — Sorotan utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Pesagi Mandiri (Perseroda) Tahun 2026 tak hanya tertuju pada Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, tetapi juga pada sosok strategis di belakang layar: Kepala BKAD Lampung Barat Sumadi, S.I.P., M.M.,

Dalam forum penting yang mengusung tema “Penguatan Tata Kelola dan Inovasi BUMD yang Sehat dan Berkelanjutan” itu, Sumadi tampil mendampingi langsung Bupati, memastikan setiap agenda berjalan dalam koridor akuntabilitas dan perencanaan yang matang.

banner 336x280

Kehadiran Sumadi bukan sekadar formalitas. Ia berperan aktif dalam mengawal pembahasan strategis, mulai dari laporan pertanggungjawaban keuangan tahun buku 2025, pengesahan RKAP 2026, hingga penetapan target dividen untuk meningkatkan PAD.

Langkah ini menegaskan bahwa BKAD menjadi pilar penting dalam menjaga transparansi dan disiplin anggaran di tubuh BUMD.

Mendampingi Parosil Mabsus, Sumadi menunjukkan sinergi kuat antara pengambil kebijakan dan pengelola keuangan daerah.

Keduanya kompak mendorong agar PT Pesagi Mandiri tidak hanya berjalan normatif, tetapi benar-benar menghasilkan.

Arahan Bupati yang menekankan percepatan laporan audited, optimalisasi aset, dan inovasi usaha, diperkuat oleh peran BKAD dalam memastikan semua itu dapat dieksekusi secara terukur.

Sumadi juga menegaskan komitmen pembinaan terhadap PT Pesagi Mandiri agar tata kelola perusahaan semakin profesional dan terstruktur. RKAP 2026 diharapkan tidak hanya ambisius, tetapi realistis dan berbasis data.

Dengan pengawasan ketat dari BKAD, setiap rupiah yang dikelola BUMD diarahkan untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Peran aktif Sumadi dalam RUPS ini menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah tidak lagi memberi ruang bagi pengelolaan BUMD yang lemah.

Kini, fokusnya jelas: akuntabel, produktif, dan berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Di balik arah tegas Bupati, ada peran kuat BKAD yang dikomandoi Sumadi. Pendampingan ini bukan simbolik—melainkan kunci agar BUMD benar-benar menghasilkan, bukan sekadar berjalan. (fik)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.