Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan, Dr. Nur Rohman Perkuat Dukungan Sarana Sekolah di Lampung Tengah

oleh -23 Dilihat
banner 468x60

LAMPUNG TENGAH —www.kritikintens.com- Upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah terus menjadi bagian penting dalam upaya pemenuhan kebutuhan fasilitas pendidikan, mulai dari mebel sekolah hingga perencanaan rehabilitasi ruang kelas.

 

banner 336x280

Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., pemenuhan sarana pendidikan menjadi salah satu aspek strategis yang perlu mendapat perhatian dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif bagi peserta didik.

 

Berdasarkan data pengadaan Tahun Anggaran 2026 yang tersedia, tercatat sebanyak 22 paket pengadaan dengan total nilai sekitar Rp14,06 miliar. Paket tersebut terdiri atas 19 paket pengadaan barang dan tiga paket jasa konsultansi.

 

Salah satu komponen utama dalam daftar pengadaan tersebut adalah mebel sekolah, yang mencakup 14 paket dengan nilai gabungan sekitar Rp13,19 miliar. Pengadaan ini meliputi kebutuhan pada jenjang SD, SMP, dan PAUD.

 

Pemenuhan mebel sekolah merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas belajar mengajar. Ketersediaan meja, kursi, dan perlengkapan belajar yang sesuai kebutuhan dapat membantu menciptakan ruang belajar yang lebih tertata, nyaman, serta mendukung aktivitas siswa dan tenaga pendidik.

 

Kepemimpinan dan Perencanaan Jadi Bagian Penting Peningkatan Layanan

 

Peningkatan mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran, tetapi juga oleh ketersediaan fasilitas yang mendukung kegiatan belajar di sekolah.

 

Karena itu, perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana menjadi langkah penting agar program pengadaan dapat diarahkan sesuai kebutuhan satuan pendidikan. Perhatian terhadap fasilitas sekolah juga perlu diiringi dengan pengawasan kualitas barang, ketepatan spesifikasi, dan kesesuaian distribusi kepada penerima manfaat.

 

Selain pengadaan mebel, data tersebut mencakup pengadaan barang untuk mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan dan kebutuhan pendidikan anak usia dini.

 

Tercatat pula tiga paket jasa konsultansi yang berkaitan dengan perencanaan rehabilitasi ruang kelas SD dan SMP negeri serta perencanaan teknis pembangunan ruang kelas baru TK.

 

Paket perencanaan tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan yang penting dalam mendukung pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan. Dengan perencanaan yang tepat, kebutuhan ruang belajar diharapkan dapat ditangani secara lebih terarah dan sesuai ketentuan.

 

Perhatian terhadap Pemerataan Fasilitas Sekolah

 

Data pengadaan mebel mencakup wilayah barat, tengah, dan timur, baik untuk jenjang SD maupun SMP. Cakupan ini menjadi salah satu aspek yang dapat mendukung upaya pemerataan pemenuhan fasilitas pendidikan di Kabupaten Lampung Tengah.

 

Pemerataan sarana sekolah perlu didasarkan pada kebutuhan masing-masing satuan pendidikan, sehingga pengadaan yang dilakukan dapat memberikan manfaat secara tepat sasaran.

 

Dalam konteks tersebut, peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat penting untuk memastikan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program sarana pendidikan berjalan secara terkoordinasi.

 

Kepemimpinan Dr. Nur Rohman diharapkan dapat terus mendorong penguatan tata kelola program pendidikan, termasuk memastikan setiap pengadaan memberikan manfaat optimal bagi sekolah, peserta didik, dan tenaga pendidik.

 

Transparansi untuk Memperkuat Kepercayaan Publik

 

Keberhasilan program sarana pendidikan juga perlu ditopang oleh tata kelola yang transparan dan akuntabel. Informasi mengenai spesifikasi barang, sekolah penerima, distribusi, serta hasil pelaksanaan pekerjaan menjadi bagian penting dalam memastikan program dapat dipantau masyarakat.

 

Dalam data yang tersedia, status paket terdiri atas beberapa kategori, antara lain Completed, Paket Selesai, On Process, dan Payment Outside System. Status tersebut perlu dipahami sesuai pencatatan administrasi masing-masing paket.

 

Total nilai sekitar Rp14,06 miliar merupakan akumulasi nilai paket yang tercatat, bukan otomatis jumlah anggaran yang telah dibayarkan atau nilai seluruh pekerjaan yang telah selesai.

 

Dengan dukungan perencanaan yang baik, pengawasan yang konsisten, dan keterbukaan informasi, program pemenuhan sarana pendidikan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Lampung Tengah.

 

Melalui penguatan fasilitas sekolah dan pengelolaan program yang bertanggung jawab, upaya peningkatan mutu pendidikan diharapkan terus berkembang demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi penerus.( red )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.