Disdikbud Lampung Tengah Tegaskan Perang terhadap Gratifikasi dan Pungli: Layanan Pendidikan Harus Bersih!

oleh -57 Dilihat
banner 468x60

Lampung Tengah –www.kritikintens- Pesan tegas kembali digaungkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah terkait komitmen membangun layanan pendidikan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

 

banner 336x280

Dengan gestur menyilangkan kedua tangan sebagai simbol penolakan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Nur Rohman, menegaskan bahwa praktik gratifikasi dan pungutan liar (pungli) tidak boleh menjadi bagian dari pelayanan pendidikan.

 

Sikap tersebut menjadi penegasan bahwa setiap bentuk pemberian yang berpotensi memengaruhi pelayanan maupun keputusan dalam lingkungan pendidikan harus ditolak.

 

> “Gratifikasi dan pungli dalam bentuk apa pun harus ditolak. Kita ingin membangun pelayanan pendidikan yang jujur, profesional, transparan, dan berintegritas,” demikian pesan yang disampaikan dalam materi publikasi Disdikbud Lampung Tengah.

 

 

 

Komitmen tersebut bukan sekadar slogan. Integritas aparatur dan penyelenggara pendidikan menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan publik yang dapat dipercaya masyarakat.

 

Nur Rohman juga mengajak seluruh jajaran pendidikan, satuan pendidikan, tenaga pendidik, serta masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya pelayanan yang bebas dari praktik pungutan liar dan tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik.

 

Pesannya jelas: pendidikan bukan ruang untuk mencari keuntungan pribadi. Pendidikan adalah pelayanan untuk masyarakat dan masa depan generasi bangsa.

 

GRATIFIKASI & PUNGLI: TOLAK!

 

Bangun pendidikan yang bersih, transparan, profesional, dan berintegritas.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.